Arba’in – The Fourth

Sci,Tech and Ent

Master Course – Review 1

Nggak terasa, udah hampir 2 bulan kuliah master. Gimana kesannya kuliah lagi ? Udah pasti berkesan, gw juga jadi tambah semangat belajar lagi. Saking semangatnya sampe gw sempat diwanti-wanti untuk nggak mengabaikan pekerjaan di kantor gara-gara kuliah emoticon.

Iseng-iseng aja, mau bikin review tentang kuliah-kuliah yg sudah gw ambil semester ini, termasuk dosen-dosennya yg sudah berbaik hati mengajarkan banyak ilmu baru. Nama mata kuliah sama dosennya pake inisial aja kali ya, nggak enak kalo ntar ada komentar negatif. Kalo ada yg baca postingan ini, diharap tidak komen !!! Haha … becanda ding, maklumlah ini postingan pribadi. Nggak usahlah dikomen ya. Tp kalo emang mau komen, sok atuh dikomen, namanya juga blog. Iya nggak ?

Mata kuliahnya diurutkan berdasarkan waktu kuliah aja kali ya ?

  1. MTL, 2 SKS, Dosen : Dr.RG, waktu kuliah : Senin siang. Kalo dari namanya, kuliah ini seharusnya lanjutan dari kuliah Kalkulus di S-1 dulu. Tapi, sampe sejauh ini lebih banyak merupakan review dari kuliah Kalkulus, hanya saja penerapannya lebih banyak untuk bidang teknik. Salah satu mata kuliah yg penempatan waktunya kurang tepat menurut gw. Soalnya, senin siang suka ada rapat di kantor, akibatnya gw udah bolos satu kali gara-gara hal ini. Secara umum, pak RG ngajarnya enak, walaupun kuliahnya lebih cenderung seperti dikte. Tingkat kesulitan : 4 dari 5.
  2. DSP, 3 SKS, Dosen : Prof.DG, waktu kuliah : Kamis pagi. Kuliah yg menarik karena beberapa metodenya nggak cuma bisa diaplikasikan untuk bidang teknik, tapi juga banyak dipakai untuk bidang sains. Pak DG, ngajarnya juga enak (mungkin karena beliau prof). Terkadang ada PR yg harus dikumpulkan, tetapi menurut gw itu bagus supaya kita mau belajar. Tingkat kesulitan : 3.5 dari 5.
  3. KF, 3 SKS, Dosen : Ibu R, waktu kuliah : Kamis siang. Mata kuliah yg paling ‘unik’ semester ini. Setiap kali selesai kuliah, kami (saya dan teman2) selalu bertanya-tanya, "Ini kuliah S-2 atau pelajaran SMU yak ?". Maklumlah, selalu ada PR setiap minggu, dan PRnya nggak cuma 1 atau 2 lembar, tapi minimal 5 lembar ! Kami bahkan harus membuat ‘thesis’ hanya dalam waktu 3 kali pertemuan kuliah. Hingga minggu ini, sudah 2 rim kertas, 2 box tinta printer, 1 keping DVD, dan puluhan jam (+ puluhan ribu rupiah) habis untuk membuat tugas-tugas mata kuliah ini emoticon. Si ibu yg ngajar lupa kali ya, kalo kita juga punya banyak kerjaan di kantor. Tingkat kesulitan : 3 dari 5 (harusnya cuma 2, tp karena banyaknya tugas, terpaksa nilai kesulitan untuk mata kuliah ini saya naikkan).
  4. KD, 3 SKS, Dosen : Dr.GW, waktu kuliah : Jumat pagi. Dari semua kuliah semester ini, mata kuliah ini yg paling ‘misterius’. Nggak ada kuis, nggak ada PR, dan sang dosen yg ngajar susah ditebak jalan pikirannya. Beliau sangat pintar, suka mengisi berbagai kolom TI di surat kabar, hanya saja, karena beliau terlalu ‘canggih’, kita mahasiswanya agak kesulitan mengikutinya. Pokoknya, sewaktu mengajar, seolah-olah pak GW berada di dunia yg berbeda dengan kita … hehehe …. emoticon. Tingkat kesulitan : antara 4-5 dari 5 (belum bisa diperkirakan).

Yah, cukup segini dulu. Review lanjutannya sehabis UTS minggu depan.

October 20, 2008 - Posted by | Activity, Bhs Indonesia, Thought and Opinion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: