Arba’in – The Fourth

Sci,Tech and Ent

ALONE … beware of your twins

Hmm … sebenarnya udah berbulan-bulan yg lalu gw liat film ini terselip-selip di box penjual DVD Mangga 2 atau Glodok, tapi baru minggu kemarin gw bisa nonton. Film ini katanya sempat jadi Box Office di Thailand dan negara-negara asia lainnya, jadi ‘haram’ hukumnya kalo anda ngaku-ngaku pecinta film horror tapi belum nonton film ini😀

 

no one wants to be … ALONE

‘Tak seorang pun ingin sendirian’. Dari poster dan tagline tadi, penonton mungkin sudah menduga-duga bagaimana jalan cerita dari film ini. Berikut bocoran buat yg belum sempat nonton.

—- Spoiler Starts Here —-

Pim (Marsha Wattanapanich), adalah seorang wanita muda yg saat ini tinggal dan bekerja di Korea Selatan bersama kekasihnya, Wee (Vittaya Wasukraipaisan). Pada hari ulang tahunnya, seorang teman Pim meramalkan bahwa akan ada sesuatu atau seseorang yg berharga dalam hidupnya akan kembali lagi kepadanya setelah sekian lama menghilang. Pada saat yg hampir bersamaan, Wee menerima kabar bahwa ibu Pim kini dirawat di rumah sakit di Thailand karena stroke, mereka berdua pun kembali ke Thailand untuk menjenguk ibu Pim.

 

Begitu sampai di Thailand, Pim mendapati ibunya dalam kondisi yg menyedihkan dan nampak seperti orang ketakutan. Tidak hanya itu, sejak kembali ke rumahnya, Pim sering mengalami berbagai kejadian aneh dan mimpi-mimpi yg menakutkan tentang saudara kembarnya yg telah meninggal, Ploy. Ploy adalah saudara kembar siam Pim yg tewas pada saat operasi pemisahan tubuh mereka berdua. Akibat terus dihantui mimpi-mimpi tentang Ploy, Pim mengalami depresi berat dan memaksa Wee memanggil psikiater untuk memulihkan kondisi mental kekasihnya, walaupun Pim tidak menginginkannya.

Namun, kondisi Pim semakin memburuk ketika arwah Ploy terus menghantui, seolah-olah ingin menuntut balas kepadanya. Sementara itu, Wee, yg terus mengawasi kondisi Ibu Pim dan kekasihnya mulai menyadari sesuatu yg menyebabkan kejadian-kejadian aneh terus menghantui Pim dan dirinya, bahwa Ploy sebenarnya tidak meninggal karena operasi. Hingga pada saat Wee pergi menuju makam Ploy dan harus menerima kenyataan yg pahit. Di tempat tersebut, Wee akhirnya menyadari identitas kekasihnya yg sebenarnya ….

—- Spoiler Ends Here —-

Kalo dilihat dari jalan ceritanya, sebenarnya film ini nggak jauh berbeda dengan film-film horor pendahulunya, misalnya Shutter yg lebih dulu ‘menggemparkan’ dunia film horor asia. Kalo anda perhatikan ada beberapa bagian film yg rada mirip dengan Shutter, misal, aktor utamanya ada dua orang dan keduanya sepasang kekasih. Temanya juga sebenarnya ‘pasaran’, tentang balas dendam (kayaknya semua film hantu temanya tentang balas dendam ya ? emoticon). Film ini juga menyuguhkan kejutan di menjelang akhir film, walaupun masih kalah mengejutkan dibandingkan ending Shutter yg sampe sekarang masih bikin gw merinding emoticon. Ini mungkin yg membedakan film-film horor Thailand dengan film horor asia lainnya, termasuk film horor Indonesia yg gampang ditebak.

Bye the way, Marsha Wattanapanich, aktris utama film ini enak juga dilihat biarpun dah tua hehehe …. mungkin karena keturunan Jerman kali yaa emoticon. Buat yg belum nonton, cepetan beli DVDnya, dijamin nggak rugi dan sebaiknya kalo nonton di ruangan yg gelap, kalo bisa ditemani pacar atau istri akan lebih baik lagi emoticon.

My rating for this movie : 8/10 

November 26, 2007 - Posted by | Bhs Indonesia, Movies, Thought and Opinion

1 Comment »

  1. waah..aku barusan liat film ini.
    and ternyata serem banget ya.
    Song Lyrics
    Ubed Net

    Comment by Artikel Motivasi | February 23, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: