Arba’in – The Fourth

Sci,Tech and Ent

Bandung Yang Sudah Tak (Ny)Aman Lagi

– Bahasa Indonesia Mode –

Delapan tahun lalu, untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di bumi parahyangan ini. Waktu itu lagi musim-musimnya penerimaan mahasiswa baru. Saya ingat betul Bandung waktu itu masih sangat sejuk, walaupun siang hari. Kebetulan saat itu saya ngekost di daerah Tamansari yang nggak begitu jauh dari kampus saya di jalan Ganesha. Terkadang menjelang senja, saya biasa jalan-jalan di daerah tamansari, makan malam di balubur lama (waktu itu blom ada jalan layang), santai di taman Ganesha sampe Dago. Saat itu saya benar-benar terpesona dengan suasana Bandung, termasuk gadis-gadisnya yg geulis pisan (kebetulan kost saya dekat dengan kampus UNISBA dan UNPAS, tau sendiri lah emoticon…)

Tahun berganti tahun, wajah Bandung semakin berubah dan tidak ‘secantik’ dulu. Pendatang makin banyak, hawa pun jadi tambah panas. Sampah pun makin banyak. Saya masih ingat, dulu persimpangan jalan Ganesha-Tamansari pernah nyaris tertutup sampah di depan kebon binatang. Udah waktu itu saya lagi tegang-tegangnya habis dibantai pas sidang akhir, pas pulang masih pula disambut timbunan sampah yang baunya benar-benar ‘wah’ emoticon.

Belum lagi jalan rusak dimana-mana. Kalo anda bawa motor di Bandung malam-malam dan melewati daerah-daerah seperti tamansari atas atau jalan rajawali barat, lebih baik jangan ngebut. Entah sudah beberapa pengendara motor yang ‘terjun bebas’ gara-gara lubang di jalan yang dalamnya bisa mencapai 20-30 cm. Entah gimana sekarang nasibnya jalan-jalan ini, terakhir kali saya ke Bandung, jalan-jalan ini masih rusak dan belum mendapat perhatian dari Pemda Bandung.

Akhir-akhir ini muncul lagi kabar-kabar nggak enak tentang Bandung. Mulai dari gerombolan punk dengan motor yang suka mengganggu pejalan kaki, premanisme di dalam dan luar kampus sampe perampokan bersenjata. Parahnya, kejahatan banyak terjadi disekitar kampus ITB, terutama Jl. Dayang Sumbi – Juanda. Dari cerita teman-teman saya, banyak orang, termasuk mahasiswa yg pulang malam yang ditodong di daerah ini. Sampe kemarin di Detik.com saya liat kabar yg lumayan bikin kaget, minimarket Circle-K di Jl.Juanda, sekitar 300 m dari ITB, dirampok. Padahal saya dulu sering banget jalan-jalan di daerah ini kalo lagi sumpek dengan Tugas Akhir, termasuk beli minuman dingin di Circle-K, walaupun nggak sering (mahal sih). Sekarang kayaknya harus mikir dua kali buat jalan-jalan malam di daerah ini.

Entah gimana pemda dan kepolisian Bandung menyikapi kejadian ini. Padahal peristiwa kejahatan di daerah Dayang Sumbi – Dago udah sering banget terjadi. So kalo anda jalan-jalan ke Bandung, lebih baik jangan keluar malam-malam, apalagi ke tempat-tempat sepi. Nggak cuman jablay, preman juga suka bersarang di daerah-daerah macam ini.

July 4, 2007 - Posted by | Bhs Indonesia, Thought and Opinion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: